121/365 “Lunch Time”

“Hey! What do you think about this noodle?”

Side Story :

They’re eating chicken noodles for their lunch.. Hey! I want that too, but at that time I want eat rice ๐Ÿ˜€

Indonesian people always want to eat rice, rice, and rice. That’s why food diversification in Indonesia going slowly..ย  -_-“

Advertisements

7 responses

  1. “…Thatโ€™s why food diversification in Indonesia going slowly..”

    I would completely disagree with this. Indonesian Culinary world is really vast, and it’s not always about rice. You should travel more to really appreciate it, I guess.

    About the photo, I like the tone. You nailed the focus, too. I don’t really like the crop though… it’s too tight.

    September 24, 2011 at 19:01

  2. Argh, I click the button too soon…

    Anyway, nevertheless, I like the photo :-). Great job, mate.

    September 24, 2011 at 19:04

  3. Itu hanya sepenglihatan saya selama ini mister, dan berdasarkan apa yang saya pelajarin di kuliah. Dari kuliah, saya lihat bahwa Indonesia produksi beras nomor 1, jadi ketergantungan terhadap beras memang masih besar. Dan dari sepenglihatan saya terhadap sekeliling saya, hampir setiap tempat makan selalu menyediakan nasi, jadi untuk yang mau melakukan diversifikasi pangan mungkin sedikit sulit, mengapa tempat makan tersebut tidak menyediakan ubi, singkong, atau jagung yang sudah diolah sedemikian rupa sehingga orang juga tertarik untuk memakannya, tentunya harga harus terjangkau juga. Diversifikasi pangan bukan berarti tidak makan nasi, tapi memakan sumber karbohidrat yang lain selain nasi. ๐Ÿ™‚
    Opini saya ini hanya sepenglihatan saya selama isu diversifikasi pangan ini mulai merebak Mister ๐Ÿ˜€

    Haha! iya saya juga merasa sedikit aneh sama fotonya, mungkin saya perlu merevisi fotonya nanti, karena saya mau cari makan dulu Mister haha ๐Ÿ˜€

    September 24, 2011 at 19:12

    • Ah, sepertinya kita punya pemahaman yang berbeda tentang ‘diversifikasi’. Saya pikir lagi ngomongin jenis masakan, yang harus selalu nasi. Rupanya yang dimaksud diversifikasi pangan yang (sepertinya) teknikal :D… Maap, salah saya hehehe… Kalo untuk yang soal ini, saya kurang paham. Tentunya Fajar lebih paham :D…

      September 24, 2011 at 19:37

      • Wah ternyata miskonsep kita Mister haha ๐Ÿ˜€
        No problem Mister, opini saya diatas bisa dibilang bentuk kekecewaan terhadap kurangnya antusiasme masyarakat untuk mendukung diversifikasi pangan, seperti yang saya bilang, dimana mana pasti jualnya nasi + lauk, tidak ada alternatif contohnya getuk yang merupakan singkong olahan. ๐Ÿ˜€
        Saya juga sambil belajar Mister, kebetulan semester ini saya dapat mata kuliah Ilmu Tanaman Pangan ๐Ÿ˜€

        September 24, 2011 at 20:03

  4. Nice !

    September 24, 2011 at 19:27

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s